Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pentingnya menjaga serta melanjutkan warisan perjuangan tokoh pendidikan, terutama peran guru sebagai Transferer of Knowledge yang memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi penerus bangsa. Para pelajar diingatkan agar menjalankan kewajibannya untuk belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bekal masa depan, sejalan dengan semboyan Bapak Pendidikan Nasional, yang dikenal dengan Trilogi Pendidikan yang terdiri dari tiga poin utama: Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi teladan), Ing Madya Mangun Karso (di tengah membangun semangat), dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan).

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai agenda untuk mengisi dan memeriahkan Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX, yang dikemas dalam bentuk implementasi nyata dari tema penguatan partisipasi semesta dalam pendidikan bermutu untuk semua. Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain sosialisasi anti-bullying dengan menghadirkan alumni sebagai narasumber, senam sehat, penghijauan lingkungan melalui penanaman pohon singkong, serta aksi bersih lingkungan dengan kegiatan memilah sampah organik dan anorganik. Seluruh rangkaian kegiatan ini dikoordinir oleh bapak dan ibu guru yang bertugas mendampingi serta mengarahkan jalannya kegiatan.

.jpeg&w=1200&q=75)

Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, diharapkan seluruh kegiatan tersebut mampu menambah motivasi murid untuk terus meningkatkan kualitas belajar dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, namun juga pembentukan karakter, sikap, dan tanggung jawab sosial.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga memberikan penghargaan kepada para petugas upacara bendera melalui penyematan secara simbolis oleh pembina upacara. Semoga apresiasi ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh murid untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan ilmu pengetahuan sebagai generasi penerus bangsa, serta memiliki semangat tinggi dalam menempuh pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

Pada akhirnya, menghormati guru merupakan salah satu bentuk rasa terima kasih atas dedikasi mereka dalam mendidik, membimbing, dan membentuk masa depan peserta didik. Dengan menghargai guru, kita juga belajar untuk menghormati sesama dan menjaga hubungan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai wujud konsistensi sekolah dapatkan informasi terkini melalui laman website di http://smpn4muncarsatuatap.sch.id/ serta media sosial SMPN 4 Muncar melalui Facebook (Satap Muncar) dan Instagram (smpn4muncar_satuatap).Bottom of Form
.png&w=1024&q=75)
Selasa, 28 April 2026 menjadi momen yang membanggakan bagi salah satu murid SMPN 4 Muncar, yang berh

Selasa, 21 April 2026. Momentum peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 4 Muncar terlaksana dengan pen

Muncar, 16 April 2026. - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen terstandar nasional yang ber